Sejarah Desa

31 Januari 2017 19:18:39 WIB

SEJARAH DESA NANGGUNGAN

Sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia sangatlah panjang dengan pengorbanan yang begitu besar dari seluruh rakyat Indonesia yang dipimpin oleh para pahlawan yang telah gugur sebagai kusuma bangsa.

Sebagai generasi penerus bangsa tentunya kita dan seluruh elemen masyarakat harus siap bahu membahu mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan pembangunan disegala bidang dan disegala tingkatan demi terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Membangun masa depan yang lebih baik tentunya tidak akan pernah lepas dari perjalanan masa lalu, karena masa lalu dapat dijadikan perbandingan/tolak ukur apakah keadaan masa kini menjadi lebih baik daripada keadaan masa lalu/lampau.

Untuk  meneliti dan membandingkan tidak saja kita harus melihat hal-hal besar, namun yang besar akan mendapat penilaian apabila tidak melupakan hal-hal yang kecil sekalipun. Dengan demikian kita jangan mengabaikan sesuatu yang berkaitan dengan perkembangan beradaban suatu wilayah serta struktur masyarakat walaupun hanya sebatas peradaban sebuah Desa yakni Desa Namggungan.  Sejarah asal usul Desa Nanggungan dari sejak abad ke XV sampai dengan kerajaan Belanda hingga era reformasi abad XXI, sebagaimana yan ditulis dalam buku Mengenal Pacitan dan Perkembangannya serta menurut cerita legenda rakyat yang dikisahkan para sesepuh Desa Nanggungan.

Berdasarkan sejarah babad Pacitan,Desa Nanggungan salah satu asal muasal berdirinya kota Pacitan.karena adanya Tokoh ( Setro Ketipo atau Setro Widjojo)  yang berperan penting didalamnya ,Setro Ketipo atau Setro Widjojo adalah orang dipercaya oleh Pangeran Mangkubumi dari kraton Yogjakarta. Pada saat itu Pangeran Mamngkubumi dalam pelarian dari Keraton Yogjakarta ke Daerah Timur yakni yang sekarang dikenal dengan Desa Nanggungan,pelarian Pangeran Mangkubumi ke timur karena dikejar Belanda, sampailah diwilayah  Nanggungan,Pangeran Mangkubumi lantas istirahat karena kelelahan dan sudah tidak kuat lagi, di Wilayah Nanggungan Pangeran Mangkubumi  bertemu dengan Setroketipo,melihat keadaan Pengeran Mangkubumi yang terlihat pucat,Setroketipo memberikan rucuh pace yang diwadahi  Tere kepada Pangeran Mangkubumi untuk diminum,setelah minum rucuh pace selang beberapa saat Pangeran Mangkubumi, badanya terasa segar kembali  dan bahkan lebih kuat.

Sebagai rasa terima kasih Pangeran Mangkubumi menyuruh Setroketipo untuk datang kekeraton Yogjakarta pada Saat Penobatan Sebagai Raja Yogjakarta dengan janji akan diberi  jabatan Bupati di Nanggungan dan di beri hadiah seorang Istri

Dicritakan setelah  Setroketipo menjadi bupati di Nanggungan dengan nama Tumenggung Setrowijoyo I sampai pemerintahan beralih ke Tumenggung Setrowijoyo II dan akhirnya kabupaten Nanggungan berubah nama menjadi Kabupaten Pacitan, sampai sekarang nama Nanggungan tetap lestari menjadi Nama Desa yaitu DESA NANGGUNGAN.yang artinya NYANG TEMENGGUNGAN atau ke TEMENGGUNGAN ( DATANG KETEMPAT TUMENGGUNG ) setelah resmi menjadi Desa akhirnya Desa Nanggungan dibagi menjadi beberapa Padukuhan  yaitu       :

Padukuhan Damoek

PadukuhanTumpoek

Padukuhan Satrean

Padukuhan Ngabean

Padukuhan Tawang.  

pada tahun –tahun berikutnya Padukuhan  tersebut berubah menjadi Dusun dan berubahlah wilayahnya menjadi 4 ( empat ) Dusun yaitu

Dusun Krajan Kidul      

Dusun Tawang

Dusun Krajan Lor         

Dusun Bulu

Pada tahun 1965 terjadilah banjir besar di wilayah Kabupaten Pacitan tak terkecuali Desa Nanggungan dengan kejadian tersebut  warga desa Nanggungan banyak yang pindah rumah di tempat yang aman dari banjir,dan kepindahan warga tersebut  akan mempengaruhi perkembangan wilayah di desa Nanggungan, sehingga pada tahun 1971  dengan perkembangan wilayah hunian maka Nanggungan tambah  2 ( dua ) dusun  sehingga Desa Nanggungan  menjadi 6 (enam) Dusun. Yaitu :

Dusun Krajan Kidul      

Dusun Tawang

Dusun Krajan Lor         

Dusun Bulu

Dusun Tegalrejo

Dusun Jatirejo                                                                       

  

Adapun pejabat yang memimpin Desa Nanggungan    antara lain :  sbb ;

  1. Tjitro Dikromo   Th 1908 s/d 1917
  2. Wirjo Sentono Th 1917 s/d 1923
  3. Dul Rais Th 1923 s/d 1946
  4. Tjokro Mihardjo Th 1946 s/d 1948
  5. Abdul Kadir Sastro Prajitno Th 1948 s/d 1990
  6. Slamet Th 1990 s/d 1993
  7. Suyono (PLT Kepala Desa ) Th 1993 s/d 1997
  8. Tumaji Th 1997 s/d 2007       
  9. Slamet Th 2007 s/d 2013
  10. Mulyanto, SE Th 2013 s/d 2019
  11. Suwondo (Pj Kades ) Th 2019
  12. Mulyanto, SE Th 2020 s/d sekarang

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Nanggungan

tampilkan dalam peta lebih besar